Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial telah memainkan peran penting dalam membentuk politik di seluruh dunia. Mulai dari menyebarkan informasi dan memobilisasi pendukung hingga mempengaruhi opini publik, platform seperti Facebook, Twitter, dan Instagram telah menjadi alat yang ampuh bagi partai dan gerakan politik. Di Indonesia, salah satu kelompok yang berhasil memanfaatkan media sosial untuk memberikan pengaruh dalam lanskap politik negara adalah Laskar89.
Didirikan pada tahun 2018, Laskar89 adalah gerakan politik yang bertujuan untuk mendorong pemerintahan yang lebih demokratis dan transparan di Indonesia. Nama kelompok ini diambil pada tahun 1989, ketika negara ini mengadakan pemilu demokratis pertama setelah puluhan tahun pemerintahan otoriter di bawah Presiden Suharto. Anggota Laskar89 sebagian besar adalah anak muda Indonesia yang memiliki semangat terhadap keadilan sosial, hak asasi manusia, dan reformasi politik.
Salah satu strategi utama yang digunakan Laskar89 untuk meningkatkan kesadaran dan memobilisasi dukungan adalah menggunakan platform media sosial untuk berinteraksi dengan khalayak luas. Kelompok ini secara rutin mengunggah kabar terbaru, video, dan grafik di akun media sosial mereka, yang telah menarik banyak anak muda Indonesia yang kecewa dengan sistem politik saat ini. Kehadiran online Laskar89 telah membantu mereka terhubung dengan individu yang berpikiran sama, mengatur acara, dan menyebarkan pesan mereka ke khalayak yang lebih luas.
Selain aktivitas online, Laskar89 juga menyebarkan pesannya ke jalan. Kelompok ini telah mengorganisir protes, demonstrasi, dan acara publik untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu seperti korupsi, degradasi lingkungan, dan pelanggaran hak asasi manusia. Dengan menggabungkan kehadiran online dan aktivisme offline, Laskar89 mampu membangun komunitas pendukung yang kuat dan vokal yang berkomitmen untuk menciptakan perubahan positif di Indonesia.
Salah satu isu utama yang menjadi fokus Laskar89 adalah perlunya transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar dalam politik Indonesia. Kelompok ini menyerukan reformasi sistem politik negara, termasuk langkah-langkah untuk mengurangi korupsi, memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, dan melindungi hak asasi manusia. Dengan menyoroti isu-isu ini dan mendorong perubahan, Laskar89 telah mampu menarik beragam kelompok pendukung yang ingin melihat masyarakat yang lebih adil dan merata di Indonesia.
Secara keseluruhan, penggunaan media sosial dan aktivisme akar rumput oleh Laskar89 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap politik Indonesia. Kelompok ini telah meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu penting, memobilisasi pendukung, dan memberikan tekanan pada pemerintah untuk mengatasi permasalahan utama. Dengan memanfaatkan kekuatan media sosial dan menyampaikan pesan mereka ke jalan, Laskar89 telah membuktikan bahwa generasi muda dapat memberikan dampak yang berarti terhadap lanskap politik di Indonesia. Ketika negara ini terus bergulat dengan isu-isu korupsi, kesenjangan, dan pelanggaran hak asasi manusia, kelompok-kelompok seperti Laskar89 menjadi pengingat yang kuat bahwa perubahan dapat terjadi jika masyarakat bersatu untuk menuntutnya.
